Pencuri Shift Knob Menyerang McLaren F1 GTR: Supercar BMW Seharga $20 Juta Ditargetkan

McLaren F1 GTR, salah satu supercar paling ikonik yang pernah dibuat, pernah mengalami kenop shift yang dicuri dari pengawasan penjaganya di BMW Group Classic USA. Insiden tersebut, yang dikonfirmasi oleh kepala departemen, Tom Plucinsky, berfungsi sebagai pengingat bahwa bahkan sejarah otomotif bernilai jutaan dolar pun tidak kebal terhadap pencurian kecil-kecilan.

Mengapa BMW Memiliki McLaren Ini?

Hubungan antara supercar Inggris dan produsen mobil Jerman mungkin tampak aneh, tetapi hal ini berakar pada bidang teknik. F1 ditenagai oleh mesin S70 V12 buatan BMW. BMW Motorsport juga menjalankan contoh F1 dalam balapan pada tahun 1990-an, termasuk sasis 17R, yang menempati posisi kedelapan di 24 Hours of Le Mans. Sejarah balap ini menyebabkan BMW mengakuisisi mobil tersebut sebagai bagian dari Koleksi Klasik AS.

Insiden Shift Knob: Pembelajaran senilai $900

Pencurian itu terjadi “beberapa tahun lalu” di sebuah pameran mobil, menurut Plucinsky. Meskipun biaya penggantiannya sekitar $900 satu dekade lalu, insiden tersebut mendorong BMW untuk meningkatkan keamanan di sekitar mobil. F1 GTR, yang kini ditampilkan di acara-acara seperti Amelia Island Concours dan Pebble Beach, kadang-kadang dikendarai di trek balap – sebagaimana mestinya, mengingat warisan leluhurnya.

Mahalnya Biaya untuk Menjaga Legenda Tetap Berjalan

Mempertahankan F1 GTR tidaklah murah. Setiap sepuluh tahun sekali, mobil menjalani servis besar yang meliputi pemeriksaan mesin, pembangunan kembali girboks, dan perombakan menyeluruh pada setiap komponen. Mengganti bantalan rem saja membuat BMW mengeluarkan biaya sekitar $50.000, membuat shift knob yang dicuri tampak seperti pengeluaran kecil.

Kejadian ini menggarisbawahi nilai sejarah otomotif, namun juga fakta sederhana bahwa benda yang tak ternilai harganya pun bisa menjadi korban pencurian.

Meskipun gagasan tentang seseorang yang menempelkan shift knob McLaren ke BMW usang mungkin lucu, pencurian tersebut mewakili hilangnya sebagian kecil warisan otomotif. Untungnya, BMW membuat mobil ini dapat diakses oleh publik dan sesekali digunakan di trek balap, memastikan mahakarya ini tidak disembunyikan tanpa batas waktu. Namun, pintu-pintunya sekarang mungkin terkunci lebih rapat, untuk berjaga-jaga.