Hyundai untuk sementara menghentikan penjualan Palisade Limited dan SUV Kaligrafi 2026 menyusul insiden fatal di mana seorang anak berusia dua tahun tertimpa kursi lipat listrik yang tidak berfungsi. Produsen mobil tersebut mengeluarkan perintah penghentian penjualan pada tanggal 13 Maret, setelah mengonfirmasi bahwa masalah tersebut dapat terjadi jika penumpang atau benda tidak terdeteksi dengan benar oleh sensor kursi selama pengoperasian.
Model yang Cacat dan Terkena Dampak
Masalahnya terletak pada kursi baris kedua dan ketiga yang dioperasikan dengan tenaga yang terdapat pada trim Palisade Limited dan Kaligrafi. Hyundai menyatakan bahwa kursinya mungkin tidak mengenali penghalang, sehingga berpotensi menyebabkan cedera parah atau kematian jika fungsi lipat atau geser diaktifkan saat seseorang berada di jalur pergerakan kursi tersebut. Perusahaan ini menarik kembali sekitar 68.500 kendaraan di seluruh Amerika Serikat (60.500) dan Kanada (8.000).
Tanggapan Hyundai: Perbaikan Interim dan Permanen
Hyundai saat ini sedang mengerjakan perbaikan perangkat keras permanen untuk cacat tersebut, meskipun belum ada batas waktu yang ditentukan. Sementara itu, pihaknya berencana merilis pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) pada akhir Maret, yang akan meningkatkan sensitivitas sensor kursi. Sampai perbaikan fisik tersedia, Hyundai akan menyediakan kendaraan sewaan kepada pemilik yang terkena dampak. Perusahaan juga telah memperingatkan pemilik Palisade untuk menghindari pengoperasian fungsi power seat saat masuk atau keluar kendaraan.
Implikasi Lebih Luas dan Review Kia
Insiden ini menyoroti semakin besarnya risiko yang terkait dengan semakin banyaknya fitur kendaraan otomatis. Meskipun kursi kekuasaan menawarkan kemudahan, kegagalan dapat menimbulkan konsekuensi yang sangat buruk. Tragedi ini menggarisbawahi perlunya pengujian keselamatan yang ketat dan redundansi dalam sistem sensor.
Kia, anak perusahaan Hyundai, menyatakan sedang meninjau kendaraannya sendiri dengan kursi baris kedua bertenaga serupa untuk menentukan apakah kendaraan tersebut memiliki kerentanan yang sama. Meskipun tidak ada model Telluride yang saat ini dijual dilengkapi dengan power seat baris ketiga yang sebanding, kemungkinan cacat serupa di jajaran yang lebih luas tidak dapat diabaikan.
Penarikan kembali ini menjadi pengingat penting bahwa fitur kendaraan yang canggih sekalipun dapat menyimpan bahaya tersembunyi, sehingga menuntut kewaspadaan terus-menerus dari produsen mobil dan konsumen.
Hyundai telah menyatakan “simpati yang terdalam” kepada keluarga anak tersebut, namun insiden tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang kecukupan protokol keselamatan saat ini di industri otomotif.






















