Kendaraan pertama dari Qijing, merek baru yang didirikan bersama oleh Huawei dan produsen mobil milik negara GAC Group, telah terungkap sebagai mobil sporty serba listrik yang dirancang untuk bersaing dengan model domestik kelas atas di pasar Tiongkok. Mobil ini memiliki kemampuan mengemudi otonom Level 3 (L3) dan dijadwalkan untuk dikirimkan mulai Juni 2026.
Kemitraan & Garis Waktu Peluncuran Qijing
Qijing, yang namanya secara kasar diterjemahkan menjadi “Venue,” mewakili dorongan signifikan Huawei dalam industri otomotif, memanfaatkan keahlian teknologinya dalam sistem cerdas sambil bermitra dengan infrastruktur manufaktur GAC yang sudah mapan. CEO merek tersebut, Liu Jiaming, mulai menjabat pada akhir September 2023, dan perusahaan telah bergerak cepat untuk memperkenalkan model pertamanya.
Pengungkapan awal datang melalui video yang diposting di akun resmi Weibo Qijing, yang menunjukkan para eksekutif Huawei dan Qijing sedang menguji kinerja kendaraan tersebut. Hal ini menunjukkan pendekatan aktif dan agresif dalam memasuki pasar.
Fitur Utama & Posisi Kompetitif
Gerobak Qijing dilengkapi dengan Advanced Driver-Assistance Systems (ADAS) terbaru dari Huawei, yang siap menggunakan L3 – yang berarti kendaraan dapat menangani tugas mengemudi tertentu secara mandiri dalam kondisi tertentu. Hal ini menempatkannya dalam persaingan langsung dengan kendaraan listrik premium seperti Maextro S800 dan Yangwang U8, keduanya merupakan pilihan kelas atas yang populer di Tiongkok.
Khususnya, para pemimpin perusahaan mengklaim kendaraan saingannya dalam hal performa, desain, dan kecerdasan model Qijing berharga lebih dari 1 juta yuan (sekitar $140.000 USD). Meskipun demikian, kendaraan Qijing diperkirakan akan dihargai sekitar 300.000 yuan (kira-kira $42.680 USD) di dalam negeri – mewakili proposisi nilai yang besar bagi konsumen.
Desain & Spesifikasi Teknis
Gerobak ini memiliki desain yang ramping dan modern, termasuk kap yang miring, saluran masuk udara depan yang agresif, dan sensor LiDAR yang terintegrasi ke atap untuk meningkatkan pengendaraan otonom. Elemen desain utama lainnya termasuk kaca spion tradisional, spatbor belakang berukir, dan velg 20 inci. Kendaraan ini juga dilengkapi pegangan pintu ramping yang selaras dengan standar peraturan Tiongkok saat ini.
Penekanan pada teknologi mutakhir dan harga yang agresif menunjukkan bahwa Qijing menargetkan berbagai pembeli, mulai dari penggemar teknologi hingga pembeli mobil mewah. Langkah ini dapat mengganggu pasar kendaraan listrik Tiongkok dengan menawarkan fitur-fitur premium dengan harga yang lebih terjangkau.
Peluncuran Qijing menandai momen penting dalam strategi otomotif Huawei: sebuah tantangan langsung bagi para pemain mapan dengan perpaduan menarik antara teknologi, kinerja, dan harga yang terjangkau.
Keberhasilan mobil ini bergantung pada kemampuannya untuk memenuhi janji sistem otonom L3 dan bersaing secara efektif dengan alternatif yang harganya lebih tinggi.
