Selama bertahun-tahun, Nissan Z telah menempati ruang unik di dunia otomotif: mobil sport yang menyeimbangkan performa dengan kegunaan sehari-hari. Sementara banyak merek mengejar dominasi trek murni, Z secara tradisional menawarkan perpaduan gaya, kekuatan, dan harga yang lebih terjangkau. Versi terbarunya, Nissan Z NISMO 2026, hampir mencapai angka tersebut—tetapi masih kekurangan fitur-fitur utama. Kini, dengan model 2027 yang akan datang, Nissan siap untuk memperbaiki kesalahan tersebut, dan memberikan hasil yang telah ditunggu-tunggu oleh para penggemar mobil.
Warisan Performa yang Dapat Diakses
Sejarah Nissan Z dimulai pada tahun 1969 dengan Datsun Fairlady Z, sebuah mobil yang mendemokratisasi kepemilikan mobil sport. Generasi berikutnya – 300ZX, 350Z, dan 370Z – melanjutkan tradisi ini, menawarkan tenaga V6 dan desain mencolok dengan harga bersaing. Z saat ini, diluncurkan pada tahun 2023, dibangun berdasarkan warisan ini, menghasilkan 400 tenaga kuda dan harga awal sekitar $43.000. Khususnya, hal ini membuat transmisi manual tetap hidup di pasar yang semakin didominasi oleh transmisi otomatis.
Daya tarik Z bukanlah tentang mencetak rekor putaran; ini tentang rasa. Ini adalah mobil untuk mereka yang tumbuh besar dengan melihatnya di Gran Turismo atau terpampang di sampul majalah Super Street. Ini adalah jawaban Jepang terhadap Ford Mustang – sebuah ikon budaya sekaligus mesin berkinerja tinggi.
Kesenjangan NISMO: Dimana Kinerja Bertemu Kompromi
Z NISMO, varian performa tinggi, berjanji akan meningkatkan formula ini. Dan itu terjadi… hampir. Model 2026 menawarkan tambahan 20 tenaga kuda, suspensi yang ditingkatkan, dan pengalaman berkendara yang lebih tajam. Namun, transmisi manual dihilangkan—keputusan yang membingungkan untuk trim premium yang menawarkannya pada model dasar. Kualitas kendaranya juga dikritik karena terlalu kaku, dan dengan harga $65.000, itu mulai merambah wilayah Porsche.
Hal ini membuat banyak peminat mempertanyakan proposisi nilai. Mengapa membayar mahal untuk mobil yang mengorbankan fitur-fitur utama para penggilanya? Nissan mendengarkannya, dan model 2027 dirancang untuk mengatasi masalah ini secara langsung.
2027: Perbaikan Telah Tiba
Nissan Z NISMO 2027 akhirnya akan dilengkapi transmisi manual enam percepatan, sebuah langkah yang sudah lama diminati oleh para peminat. Nissan juga telah merevisi peredaman suspensi untuk meningkatkan kenyamanan berkendara dan stabilitas di jalan raya. Perubahannya bukan hanya soal mencentang kotak; mereka tentang menyempurnakan mobil yang sudah bagus, menjadikannya benar-benar luar biasa.
Selain itu, model baru ini menggunakan rem Akebono yang ditingkatkan dari R35 GT-R, dilengkapi dengan penutup aluminium tempa yang lebih ringan dan rotor dengan bor silang. Hal ini mengurangi massa unsprung, meningkatkan penanganan, kinerja pengereman, dan kualitas pengendaraan secara keseluruhan.
Peluang Pasar: Mengisi Kekosongan
Waktunya sangat penting. Dengan Toyota GR Supra dan BMW Z4 yang dijadwalkan mengakhiri produksinya pada tahun 2026, lanskap mobil sport manual semakin menyusut. Nissan berada pada posisi yang tepat untuk memanfaatkan kesenjangan ini, dengan menawarkan alternatif menarik bagi mereka yang memprioritaskan keterlibatan pengemudi.
Momentum Penjualan dan Prospek Masa Depan
Meskipun markup dealer awal menyebabkan kenaikan harga, Nissan Z 2023 mengalami peningkatan penjualan sebesar 73,4% di AS tahun lalu, dengan menjual 5.487 unit. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan terhadap mobil tersebut, terutama karena Nissan telah menekan harga yang berlebihan.
Z NISMO 2027, dengan formula yang telah diperbaiki, diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini. Meskipun harganya tidak murah, mobil ini menjanjikan kombinasi performa, keterjangkauan, dan kepuasan pengemudi yang hanya dapat ditandingi oleh beberapa pesaing.
Kesimpulannya, Nissan Z NISMO 2027 bukan sekadar pembaruan; itu adalah koreksi. Dengan mengatasi kekurangan pendahulunya, Nissan menegaskan kembali posisi Z sebagai mobil sport yang seimbang dan menarik bagi para penggemar.
