Suzuki dipanggil oleh otoritas keselamatan karena tertinggal dalam standar keselamatan kendaraan. Program Penilaian Mobil Baru Australia (ANCAP) dan Euro NCAP telah menyatakan bahwa tidak ada alasan nyata bagi produsen mobil yang berfokus pada anggaran untuk menghindari peringkat keselamatan bintang lima, dan Suzuki secara khusus disebut sebagai merek yang dapat berbuat lebih banyak.
Inti Masalah
Perdebatannya bukan mengenai biaya teknologi keselamatan, melainkan tentang usaha. Menurut CEO ANCAP Carla Hoorweg, produsen mobil dapat mencapai peringkat teratas dalam titik harga yang ada jika mereka memprioritaskannya. Idenya adalah produsen dapat merekayasa kendaraan untuk memenuhi standar yang lebih tinggi tanpa harus membuatnya menjadi tidak terjangkau. Hal ini sangat relevan saat ini karena standar keselamatan terus berkembang, dan beberapa merek jelas memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan merek lainnya.
Kegagalan Terkini
Performa terkini Suzuki tengah mendapat sorotan. Listrik e Vitara menerima peringkat Euro NCAP bintang empat, tetapi beberapa model yang diuji oleh ANCAP bernasib jauh lebih buruk:
– Swift generasi baru diluncurkan dengan rating bintang satu pada tahun 2024, kemudian ditingkatkan menjadi bintang tiga setelah fitur keselamatan tambahan ditambahkan.
– Suzuki Fronx juga mendapat nilai satu bintang, gagal dalam tes kunci di mana pemasangan sabuk pengaman belakang gagal, sehingga mengakibatkan benturan kepala palsu.
Hasil ini menimbulkan pertanyaan tentang komitmen Suzuki terhadap keselamatan di pasar Australia.
Apa Kata Para Ahli
ANCAP tidak percaya bahwa biaya adalah hambatan sebenarnya. Hoorweg menunjukkan bahwa beberapa model Suzuki telah mencapai peringkat yang lebih baik, membuktikan bahwa perusahaan tersebut memiliki kemampuan teknis untuk membuat mobil yang lebih aman. Perbedaannya, katanya, adalah dedikasinya. “Orang yang bekerja keras pasti bisa melakukannya.”
Euro NCAP juga menyatakan bahwa “peringkat ganda” dapat membantu mengelola biaya, yang menyiratkan bahwa produsen dapat memprioritaskan keselamatan di wilayah atau trim tertentu tanpa menaikkan harga secara keseluruhan.
Mengapa Ini Penting
Ini bukan hanya tentang rating; ini tentang perlindungan konsumen. Peringkat bintang satu berarti kendaraan memberikan perlindungan tabrakan minimal dibandingkan model bintang lima. Bagi pembeli yang memiliki anggaran terbatas, hal ini penting karena mereka mungkin secara tidak sadar menerima risiko cedera atau kematian yang lebih tinggi dalam suatu kecelakaan. Fakta bahwa Suzuki sebelumnya pernah memproduksi kendaraan bintang lima membuat situasi saat ini semakin memprihatinkan, menunjukkan bahwa keselamatan tidak selalu menjadi prioritas utama.
Suzuki Australia belum menanggapi permintaan komentar.
Pada akhirnya, pesan dari otoritas keselamatan sudah jelas: produsen mobil dapat mencapai peringkat keselamatan yang lebih tinggi jika mereka memilih untuk menginvestasikan waktu dan sumber daya. Pertanyaannya kini apakah Suzuki akan menyikapi tekanan tersebut dan memprioritaskan keselamatan pelanggannya.





















