Varian SUV listrik terbaru Leapmotor membuat heboh dengan kombinasi performa dan harga yang mengejutkan. C10 AWD Sports+ Special Edition menawarkan 590 tenaga kuda, menyaingi Lamborghini Huracán asli, dengan banderol harga hanya $37.600 (USD). Model baru ini secara signifikan meningkatkan standar C10, yang sebelumnya dianggap memadai namun biasa-biasa saja.
Performa yang Tidak Sesuai Ekspektasi
Leapmotor C10 standar menawarkan tenaga 215 hp yang lumayan tapi tidak spektakuler. Namun, versi AWD baru ini berlipat ganda dengan motor ganda yang ditingkatkan yang menghasilkan 590 hp (440 kW) dan torsi 561 lb-ft (760 Nm). Untuk konteksnya, Lamborghini Huracán LP 610-4 asli menghasilkan 602 hp dan torsi sedikit lebih sedikit. Leapmotor mengklaim waktu 0-62 mph (0-100 km/jam) hanya dalam 4 detik.
Ini bukan hanya tentang angka mentah; ini tentang nilai. C10 AWD Sports+ Special Edition mengungguli pesaing seperti BYD Sealion 7 Performance dan bahkan beberapa konfigurasi Tesla Model Y dengan selisih yang cukup besar.
Keterjangkauan Tanpa Kompromi
C10 AWD dibanderol mulai dari AU$53.888 (kira-kira $37.600 USD), hanya $7.000 lebih mahal dari model dasarnya. Penetapan harga yang agresif ini menempatkan C10 sebagai pesaing serius di pasar kendaraan listrik yang berkembang pesat. Baterai LFP 81,9 kWh pada mobil menyediakan jangkauan WLTP 272 mil (437 km) dan mendukung pengisian cepat DC hingga 180 kW, membutuhkan waktu sekitar 22 menit untuk mengisi daya dari 30-80 persen.
Masih Ada Pertanyaan Tentang Penanganan dan Pengereman
Meskipun Leapmotor telah menyoroti peningkatan powertrain, namun belum mengungkapkan apakah sistem suspensi atau pengereman telah ditingkatkan untuk menangani output tenaga tiga kali lipat. Kelalaian ini menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan handling SUV tersebut pada kecepatan tinggi.
C10 AWD Sports+ Special Edition mewakili langkah berani Leapmotor, menantang ekspektasi performa tradisional di segmen SUV listrik. Kombinasi kekuatan setingkat supercar dan harga yang agresif dapat mengganggu pasar, memaksa pesaing untuk mengevaluasi kembali strategi mereka.






















