Divisi Sonderwunsch Porsche—layanan kustomisasi kendaraan pesanannya—baru-baru ini menyelesaikan proyek luar biasa: restorasi penuh Carrera GT 2005, yang secara efektif mengatur ulang supercar tersebut ke kondisi “nol kilometer”. Pemiliknya, Victor Gómez, meminta perombakan mekanis dan kosmetik secara menyeluruh, sehingga menghasilkan kendaraan yang secara fungsional masih baru meski sudah berusia dua dekade.
Proses Komisi Ulang Pabrik
Proyek “Komisi Ulang Pabrik” Porsche melibatkan pembongkaran total mobil, dengan komponen dipulihkan atau diganti agar sesuai dengan spesifikasi aslinya pada tahun 2005. Ini bukan hanya sekedar kosmetik; elemen teknis dikembalikan ke kondisi segar dari pabrik, seperti memutar balik waktu pada umur kendaraan. Prosesnya tidak terbatas hanya pada Carrera GT; Cayenne GTS generasi pertama dengan transmisi manual enam kecepatan yang langka menjalani perawatan yang sama.
Kebangkitan yang Dipersonalisasi
Meskipun mekaniknya asli dari pabrik, estetika sepenuhnya dibuat khusus. Gómez menugaskan Porsche untuk mengecat ulang Carrera GT dengan corak balap yang terinspirasi oleh 917 pemenang Le Mans tahun 1970, yang dikendarai oleh Hans Herrmann dan Richard Attwood. Mobil tersebut kini memakai warna merah dan putih ikonik Salzburg, yang direplikasi secara akurat dengan lapisan foil pelindung untuk memastikannya dapat dikendarai tanpa takut merusak hasil akhir yang dilukis dengan tangan.
Kustomisasi lebih lanjut mencakup aksen karbon hitam matte, gril penutup mesin anodisasi hitam, dan velg hitam untuk kontras. Interiornya juga mengalami transformasi, menampilkan Alcantara merah yang luas di seluruh kabin—mulai dari dashboard dan door card hingga roda kemudi dan konsol tengah. Porsche bahkan memasukkan tekstil hitam dari 918 Spyder pada permukaan tertentu, bersama dengan cangkang jok karbon matte, panel instrumen, dan ventilasi udara.
Investasi dalam Mengemudi, Bukan Sekadar Mengumpulkan
Carrera GT awalnya dihargai €452.690 di Jerman dan $440.000 di Amerika Serikat. Meskipun Porsche belum mengungkapkan biaya restorasinya, tidak diragukan lagi biaya restorasi tersebut cukup besar. Namun, niat pemiliknya bukanlah untuk mengunci mobilnya sebagai aset yang dapat diapresiasi. Sebaliknya, Gómez berencana untuk mengendarai supercarnya yang telah direvitalisasi, dengan memanfaatkan performanya alih-alih memperlakukannya sebagai barang koleksi belaka.
“Sekarang saya memiliki Carrera GT dalam kondisi baru, dengan odometer nol kilometer, luar dan dalam sesuai dengan ide pribadi saya.”
Proyek ini menunjukkan komitmen Porsche terhadap kemewahan individual, menawarkan pelanggan kesempatan unik untuk memiliki kendaraan yang benar-benar unik. Restorasi ini membuktikan bahwa supercar berusia 20 tahun pun dapat terlahir kembali, memadukan nostalgia dengan personalisasi modern.
