Ford menghadapi pengawasan baru atas kualitas produksinya menyusul pengumuman dua kampanye penarikan produk baru. Perkembangan ini terjadi setelah penarikan besar-besaran yang berdampak pada lebih dari 420.000 kendaraan, yang menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah berkomitmen untuk meningkatkan keandalan, masalah teknis dan perakitan masih tetap ada di beberapa lini model utama.
Kerusakan HVAC pada SUV Lincoln dan Ford
Penarikan kembali yang pertama melibatkan sejumlah kecil kendaraan namun menimbulkan masalah keselamatan terkait jarak pandang. Kerusakan pada sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) telah diidentifikasi pada model tertentu Lincoln Aviator dan Ford Explorer.
Masalahnya berasal dari sambungan ground listrik pada motor blower yang mungkin tidak terpasang dengan benar selama perakitan panel instrumen. Meskipun sistem HVAC yang rusak terutama merupakan masalah kenyamanan, hal ini menimbulkan risiko keselamatan langsung: jika pengemudi tidak dapat mencairkan atau menghilangkan kabut kaca depan secara efektif, risiko tabrakan meningkat secara signifikan.
Kendaraan yang Terkena Dampak:
– Lincoln Aviator (model 2026): 5 unit diproduksi antara 20 Oktober 2025 hingga 18 Desember 2025.
– Ford Explorer (model 2026): 50 unit diproduksi antara 19 Oktober 2025 hingga 12 Januari 2026.
Dealer telah diinstruksikan untuk memeriksa dan mengamankan sambungan panel instrumen yang relevan untuk mengatasi masalah ini.
Risiko Keamanan Kantung Udara di Bronco Sport dan Maverick
Penarikan kembali yang kedua dan lebih luas berdampak pada lebih dari 3.100 kendaraan, khususnya menargetkan Ford Bronco Sport dan Ford Maverick. Cacat ini melibatkan Sensor Klasifikasi Penghuni (OCS), komponen penting yang digunakan untuk menentukan berat dan posisi penumpang guna memastikan kantung udara mengembang dengan aman.
Port kandung kemih yang rusak di OCS dapat menyebabkan sistem salah mengidentifikasi penghuninya. Jika sensor gagal mengenali orang dewasa di kursi penumpang depan, airbag penumpang depan akan dinonaktifkan, sehingga penumpang tidak terlindungi jika terjadi kecelakaan.
Kendaraan yang Terkena Dampak:
– Ford Bronco Sport (model 2025-2026): 1.515 unit diproduksi antara 29 Juli 2025 hingga 3 Desember 2025.
– Ford Maverick (model 2025-2026): Sekitar 1.655 unit diproduksi antara 8 Agustus 2025 hingga 11 September 2025.
Pengemudi dapat mengidentifikasi potensi kesalahan jika peringatan “Passenger Airbag OFF” muncul di cluster pengukur dasbor. Dealer Ford akan mengganti sensor yang rusak secara gratis.
Mengapa Ini Penting: Pola Pengendalian Mutu
Penarikan kembali ini menyoroti tantangan yang berulang bagi Ford: menjaga konsistensi dalam produksi bervolume tinggi. Meskipun jumlah kendaraan dalam kelompok tertentu ini relatif rendah dibandingkan dengan penarikan massal sebelumnya, sifat cacatnya—mulai dari kesalahan perakitan di dasbor hingga kegagalan sensor dalam sistem keselamatan—menunjukkan adanya kerentanan dalam proses kendali mutu.
Bagi konsumen, masalah yang berulang ini menimbulkan pertanyaan tentang keandalan model tahun yang lebih baru ketika perusahaan berupaya menavigasi integrasi elektronik dan mekanik yang kompleks.
Kesimpulan: Penarikan terbaru Ford atas kerusakan HVAC dan sensor airbag menggarisbawahi perjuangan yang sedang berlangsung dalam hal presisi produksi, sehingga berpotensi memengaruhi kepercayaan konsumen terhadap janji-janji keselamatan dan keandalan merek tersebut.






















