CEO Renault Fabrice Cambolive secara aktif menganjurkan produksi kendaraan listrik Renault 4 versi penggerak empat roda (4WD). Keputusan apakah konsep Savane 4×4 akan masuk ke tahap produksi diperkirakan akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan.
Memperluas Daya Tarik Pasar dengan 4WD
Cambolive memandang model 4×4 sebagai tambahan penting bagi perluasan jajaran kendaraan listrik Renault, khususnya di pasar Eropa Utara di mana kemampuan penggerak semua roda (all-wheel-drive) sangat dihargai. Savane membedakan dirinya dari sistem 4WD tradisional dengan menggunakan motor listrik tambahan untuk menggerakkan poros belakang. Pendekatan inovatif ini memungkinkan Renault untuk menawarkan versi EV yang terinspirasi retro dan tangguh tanpa kerumitan sistem mekanis konvensional.
Prioritas Strategis dan Model Masa Depan
Faktor utama yang menunda keputusan akhir adalah penentuan prioritas strategis dalam peta jalan kendaraan listrik Renault yang lebih luas. 4 adalah bagian dari trio EV bergaya retro, mengikuti Renault 5 dan mendahului Twingo yang akan datang, semuanya dirancang untuk membangkitkan nostalgia sambil mengadopsi teknologi listrik.
Namun, Cambolive menekankan bahwa desain retro tidak akan menjadi fitur universal pada model masa depan Renault. Dia menyatakan bahwa kendaraan mendatang di segmen yang lebih tinggi akan fokus pada desain berwawasan ke depan daripada mengandalkan estetika masa lalu. Hal ini menandakan perubahan strategis: gaya retro akan bernilai jika dapat diterima oleh pelanggan, namun Renault tidak akan membatasi diri pada pendekatan ini.
Filosofi Inti Renault
Yang mendasari strategi produk Renault adalah konsep “joie de vivre” (kegembiraan hidup), sebuah prinsip panduan yang berakar pada sejarah 125 tahun perusahaan. Cambolive menekankan bahwa Renault akan memanfaatkan warisannya sambil berinovasi untuk masa depan, memastikan kendaraannya tetap menarik dan relevan dalam lanskap otomotif yang berkembang pesat.
Renault menyeimbangkan nostalgia dengan kepraktisan, memposisikan 4×4 sebagai penawaran khusus yang dapat memperluas jangkauan EV sambil mempersiapkan jajaran produk masa depan yang lebih beragam. Komitmen perusahaan terhadap “joie de vivre” menunjukkan fokus pada penciptaan kendaraan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menyenangkan untuk dikendarai dan dimiliki.
