Sub-merek Jetour milik Chery sedang bersiap untuk meluncurkan Zongheng G600, SUV hybrid plug-in mewah yang dirancang untuk bersaing langsung dengan pemain mapan seperti GWM Tank 700. Kendaraan ini mewakili langkah signifikan bagi Jetour ke segmen harga yang lebih tinggi, berkisar dari $58.000 hingga $217.500 USD. Langkah ini didukung oleh angka penjualan yang kuat; Jetour terjual lebih dari 622.000 unit pada tahun 2025, menunjukkan dasar yang kuat untuk ekspansi ke pasar premium.
Desain dan Fitur Utama
Teaser resmi mengungkapkan desain kokoh yang konsisten dengan Zongheng G700, termasuk ground clearance yang tinggi, rak atap, dan pencahayaan LED berbentuk C yang khas. Sementara prototipe sebelumnya menampilkan elemen futuristik seperti kaca spion digital, model produksinya diharapkan memadukan elemen tersebut dengan perangkat keras off-road yang praktis. G600 menonjolkan tampilan eksterior yang kokoh, menarik bagi pengemudi perkotaan dan penggemar kendaraan darat.
Powertrain dan Performa
Zongheng G600 akan dibangun di atas platform GAIA milik Chery, memanfaatkan sistem Kunpeng Super Performance Electric Hybrid (C-DM). Mesinnya diprediksi akan menjadi hibrida turbocharged 2.0 liter, yang mencapai efisiensi termal 45,5%. Transmisi Hibrid Khusus (DHT) 2 kecepatan** akan mengatur penyaluran daya, didukung oleh platform silikon karbida 800V yang dirancang untuk pengisian daya cepat dan output tinggi.
Kemampuan Baterai dan Jangkauan
Kendaraan ini diharapkan mendukung pengisian daya 800V 4C, memulihkan jangkauan 400 km hanya dalam 6 menit. Meskipun kapasitas baterai pastinya masih belum dikonfirmasi, Jetour biasanya menggunakan paket CATL LFP. G600 menargetkan jarak tempuh gabungan 1.400 km (CLTC), menjadikannya setara dengan model lain dalam seri Zongheng. Pengaturan baterai berperforma tinggi ini sangat penting, karena permintaan terhadap SUV hybrid jarak jauh meningkat secara global.
Strategi Pasar dan Produksi
Zongheng G600 merupakan inti dari strategi “Travel+” 3.0 Jetour, yang menargetkan 1 juta unit per tahun pada tahun 2026. Produksi akan dilakukan di pabrik off-road khusus Chery. Merek ini telah melampaui 2,15 juta penjualan global kumulatif, membuktikan kemampuannya untuk meningkatkan produksi dan memenuhi permintaan yang terus meningkat. G600 diposisikan untuk meraih pangsa pasar off-road mewah berukuran besar secara signifikan, memanfaatkan semakin populernya SUV hybrid.
Peluncuran G600 mewakili langkah Chery yang diperhitungkan untuk memperluas jangkauannya ke segmen premium, memanfaatkan teknologi hibrida yang telah terbukti dan momentum penjualan yang kuat. Perluasan ini kemungkinan akan mempercepat persaingan di pasar off-road mewah.




















