Volvo EX30 Menjadi Versi yang Lebih Murah dan Lebih Mudah Diakses

Volvo memperluas jajaran EX30 listriknya dengan model baru yang bertenaga lebih rendah yang dapat mengurangi harga masuk mobil secara signifikan. EX30 saat ini dibanderol dengan harga £33,060 di Inggris, tetapi varian ini — dilengkapi dengan motor yang lebih kecil berkekuatan 148bhp — dapat membawa harganya mendekati kisaran £30,000.

Opsi Powertrain Baru

EX30 baru akan menggunakan motor listrik 148bhp yang dipasang di belakang, turun dari 268bhp pada versi Single Motor yang ada. Namun, pembeli masih memiliki pilihan baterai: paket 51kWh (untuk jangkauan sekitar 211 mil) atau baterai Jarak Jauh 69kWh yang lebih besar (memperluasnya hingga 296 mil).

Mengapa penting: Harga awal EX30 membuatnya sedikit dirugikan dibandingkan rivalnya seperti Alfa Romeo Junior dan Mini Aceman. Opsi entry-level baru ini bertujuan untuk memperbaikinya, menjadikan mobil lebih kompetitif di pasar kendaraan listrik yang berkembang pesat.

Pembaruan Perangkat Lunak dan Kendaraan untuk Memuat

Volvo tidak hanya menambahkan powertrain baru. Semua model EX30 akan menerima pembaruan perangkat lunak musim panas ini yang memungkinkan fungsionalitas vehicle-to-load (V2L). Hal ini memungkinkan aki mobil memberi daya pada perangkat eksternal melalui adaptor (dijual terpisah).

Selain itu, antarmuka layar sentuh semakin diperbarui. Volvo menjanjikan peningkatan ergonomis dengan kontrol tombol yang didekatkan ke jangkauan pengemudi. Toolbar yang dapat disesuaikan akan memprediksi atau menampilkan fungsi yang sering digunakan, hal ini penting mengingat EX30 sangat bergantung pada kontrol layar sentuh dibandingkan tombol fisik.

Ekspansi ke Pasar Baru

Kepala komersial Volvo Erik Severinson menyatakan bahwa langkah ini akan “semakin meningkatkan pasar kami” dengan menarik lebih banyak pelanggan ke kendaraan listrik. Perusahaan belum mengonfirmasi apakah powertrain baru tersebut akan tiba di Inggris, namun kemungkinan besar permintaannya terbukti cukup kuat.

Penurunan harga EX30 akan menjadikannya pesaing yang lebih kuat di segmen kendaraan listrik kompak, di mana keterjangkauan merupakan faktor utama bagi pembeli.